MUI Barito Timur Gelar Karantina Bina Muallaf Ramadhan 1447

MUI Barito Timur Gelar Karantina Bina Muallaf Ramadhan 1447

TAMIANG LAYANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Timur melalui Komisi Pembinaan Muallaf sukses menyelenggarakan program Karantina Bina Muallaf secara intensif. Kegiatan religius ini berlangsung khidmat pada tanggal 18 Maret 2026 atau bertepatan dengan 28 Ramadhan 1447 Hijriah.

Ketua MUI Bartim Aspahani mengatakan, para peserta yang hadir merupakan warga muallaf yang berasal dari tiga wilayah strategis, yakni Kecamatan Dusun Tengah, Pematang Karau, dan Kecamatan Paku. Panitia penyelenggara menyajikan materi pembinaan yang komprehensif meliputi penguatan akidah, tata cara ibadah, serta perbaikan akhlak.

“Selain teori, para peserta juga langsung mempraktikkan tata cara wudhu, tayamum, hingga gerakan shalat yang benar sesuai syariat. Metode ini bertujuan agar para muallaf memiliki pemahaman dasar yang kuat dan aplikatif dalam menjalankan kewajiban ibadah sehari-hari sebagai seorang muslim,” ucapnya, kemarin.

MUI Kabupaten Barito Timur menerapkan prinsip pembinaan yang inklusif dengan pendekatan mempermudah dan tidak mempersulit para peserta. Pengajar menitikberatkan penyampaian pada perkara-perkara pokok agama terlebih dahulu sebelum melangkah ke pembahasan cabang atau detail yang lebih kompleks.

“Strategi ini terbukti efektif membuat para muallaf lebih cepat menyerap ilmu tanpa merasa terbebani oleh materi yang terlalu berat. Program pembinaan ini merupakan agenda berkelanjutan yang memiliki struktur yang sangat rapi dan terjadwal,” ujarnya.

Selain model karantina yang memusatkan waktu dan tempat, MUI juga menjalankan kajian rutin setiap pekan di lingkungan tempat tinggal muallaf serta kajian bulanan gabungan. Sinergi berbagai pola pembinaan ini memastikan para muallaf mendapatkan bimbingan spiritual yang konsisten dan terpantau secara berkala.

“Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan ekonomi, seluruh peserta karantina menerima bingkisan paket Ramadhan di akhir sesi kegiatan. Dana pengadaan paket tersebut bersumber dari Unit Pengumpul Dana (UPD) yang dikelola secara internal oleh anggota MUI Kabupaten Barito Timur,” ungkapnya.

Inisiatif ini menunjukkan kepedulian nyata organisasi dalam merangkul serta menguatkan persaudaraan sesama muslim di bulan yang penuh berkah.

Salah satu peserta, Bapak Aprilindo yang merupakan pegawai Kecamatan Pematang Karau, menyampaikan kesan mendalam atas kegiatan yang ia ikuti. Beliau mengaku mendapatkan motivasi baru untuk terus mendalami agama Islam yang kini menjadi keyakinan hidupnya. Kehadiran pembimbing yang kompeten membuat suasana belajar menjadi lebih nyaman dan sangat menyentuh sisi spiritual para peserta yang hadir.

“Kegiatan ini sangat baik untuk saya pribadi dan memotivasi saya agar lebih giat lagi mempelajari ilmu agama Islam. Semoga bimbingan ini terus mempererat tali silaturahmi di antara kita sesama muslim dan saya berharap masih mendapat kesempatan luas untuk mendalami keislaman,” tutup Aprilindo.

Prof. Dr. H. Khairil Anwar, M.Ag.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah

Prof. Dr. H.M. Fatchurahman, M.Psi., M.Pd.

Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah